DISPERINDAGKOP UKM KABUPATEN BANJARNEGARA MENGADAKAN PELATIHAN REPARATIR

DISPERINDAGKOP UKM BANJARNEGARA GELAR PELATIHAN REPARATIR

BANJARNEGARA, Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara menggelar Kegiatan Operasionalisasi dan Pengembangan UPT Kemetrologian Daerah berupa Pelatihan Reparatir senin s.d Kamis, 24 s.d 27 Juni 2019.

Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang sudah terseleksi sebelumnya. Dan dihadiri dan dibuka oleh Kadinas Disperindagkop UKM Kabupaen Banjarnegara Joi setiawan, S.Sos, M.Si, 2 orang  Nara sumber Dari UPT Legal Kota Yogyakarta, 2 orang nara sumber Bidang Metrologi Legal Kabupaten Banyumas dan 1 orang Praktisi dari Satkar Kati Banyumas.   kegiatan Pelatihan Repartir bertujuan memberikan bekal kepada peserta keahlian untuk menjadi repartir UTTP dan dapat menjadi embrio berdirinya repartir untuk membantu pelaksanaan tera/tera ulang alat UTTP di Kabupaten Banjarnegara.

Dalam Sambutannya Kadinas Joi Setiawan, S.Sos, M.Si mengatakan setiap transaksi perdagangan dimasyarakat selalu memanfaatkan alat ukur, takar timbang untuk menentukan harga transaksi, maka kondisi alat ukur yang terkalibrasi sangat menentukan terjadinya keadilan sehingga tidak terjadi transaksi yang merugikan kedua belah pihak. Dan penunjukan hasil pengukuran yang tidak akurat jika terjadi dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang lama akan menyebabkan terjadinya kerugian bagi masyarakat, terlebih untuk jenis komoditas yang sering digunakan banyak orang ( misal BBM ) dan untuk komoditas yang harganya mahal ( misal emas ). Kerugian masyarakat yang terus menerus tersebut dapat menimbulkan “chaos” di masyarakat karena terjadinya kecurangan dalam pengukuran. Dalam keadaan seperti ini negara harus “hadir” untuk menyelesaikan dengan menjamin bahwa seluruh alat ukur yang dipergunakan benar-benar akurat.

Dalam pelaksanaan amanat Peraturan Pemerintah No.2 Th. 1985 tentang alat ukur yang wajib tera dan tera ulang mengatur bahwa alat UTTP yang wajib tera/ tera ulang diantaranya adalah alat UTTP yang dipergunakan untuk kepentingan umum, usaha, menyerahkan dan menerima barang, menentukan pungutan atau upah, menentukan produk akhir dalam perusahaan. Didalam proses peneraan tersebut Dinas mempunyai kewenangan melakukan pengujian atau peneraan alat ukur yang dimiliki oleh masyarakat akan tetapi didalam prosesnya sering didapat alat ukur yang tidak dapat langsung dilakukan pengujian sehingga harus dilakukan reparasi terlebih dahulu. Disitulah fungsi seorang repartir dibutuhkan.

Kadinas Joi Setiawan S.Sos, M.Si juga berharap  kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini secara serius dan aktif mengikuti pelatihan yang baru pertama kali dan jarang sekali diadakan oleh instansi pemerintah, sehingga keahlian yang dimiliki nantinya adalah keahlian khusus yang tidak dimiliki banyak orang.

Semoga kedepannya unit Metrologi Legal Kabupaten Banjarnegara dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Banjarnegara dan menjamin keakuratan alat ukur di seluruh Kabupaten Banjarnegara katanya.

(AT)

Leave a Comment