DISPERINDAGKOP UKM KAB. BANJARNEGARA MEMFASILITASI KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS BAGI IKM PERKAKAS TANGAN DARI KEMENTRIAN PERINDUSTRIAN

BANJARNEGARA. Selasa 15 Maret 2022 bertempat di Hotel Surya Yudha Park kabupaten Banjarnegara telah dilaksanakan pembukaan kegiatan “Bimbingan Teknis bagi IKM Perkakas Tangan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah”,  Kegiatan ini merupakan kerja sama Direktorat Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM Kab. Banjarnegara sebagai upaya  meningkatkan kemampuan IKM Perkakas Tangan di Kab. Banjarnegara.

Dengan  tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan penularan Covid-19. Kegiatan Bimbingan Teknis ini  diselenggarakan selama 5 (lima) hari, dimulai pada hari Senin tanggal 15 Maret hingga sabtu 19 Maret 2022, Pembukaan dan materi teori dilaksanakan di Hotel Surya Yudha Park Banjarnegara, sedangkan materi praktek dilaksanakan di workshop Desa Purwasaba dengan jumlah  peserta sebanyak 20 (dua puluh) orang usia produktif yang kesemuanya adalah pelaku pengolah industri Logam atau Pandai besi.

Dalam sambutannya melalui zoom Direktur IKM Logam Mesin Eloktronika dan Alat Angkut (LMEA) Ir. Dini Hanggandari, M.Si. mengatakan bahwa Industri kecil dan Menengah (IKM) merupakan sektor industri yang memegang peranan penting bagi perekonomian di Indonesia, karena sektor ini dapat mengatasi permasalahan pemerataan dalam distribusi pendapatan antar wilayah. Selain itu IKM terbukti mampu bertahan dan terus berkembang di tengah krisis, karena pada umumnya sektor ini masih memanfaatkan sumber daya lokal, baik yang terkait sumber daya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan. Yang artinya sebagian besar kebutuhan IKM tidak mengandalkan barang impor.

Perkakas Tangan adalah alat bantu tangan  yang dioperasikan dengan menggunakan tenaga manusia (tangan) dan tanpa adanya bantuan mesin atau elektrik. Industri perkakas tangan tersebar di seluruh Indonesia  baik itu skala kecil, menengah maupun besar. Namun berkembangnya IKM bergerak secara perlahan, teknik produksi yang digunakan didapatkan secara turun temurun atau manual dengan melibatkan segala potensi yang ada di sekitar. Untuk itu Kementerian Perindustrian memberikan bimbingan teknis untuk memaksimalkan  dan mendorong peningkatan kualitas produk yang dihasilkan agar memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Dalam kesempatan yang sama Plt. Disperidagkop Ukm Kabupaten Banjarnegara Tien Sumarwati, S.Sos, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa Industri pengolahan logam terutama Pandai Besi merupakan pekerjaan yang sudah secara turun temurun dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Banjarnegara. Para perajin pandai besi saat ini banyak terkonsentrasi untuk memenuhi kebutuhan barang-barang dari logam seperti peralatan pertanian atau perkebunan. Melalui kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan IKM, khususnya  dalam peningkatan kualitas produk perkakas tangan IKM di Kab. Banjarnegara.

Para pengajar merupakan Tenaga Ahli yang berasal dari Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) Kementerian Perindustrian serta praktisi yang berpengalaman di bidang produksi perkakas tangan. Semoga mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya ujar Mas Aji Fungsional Perindustrian Disperindagkop UKM dalam sela-sela pelatihan(at)

Leave a Comment