RAT KPRI DWI KARYA SMK N 2 Bawang, Banjarnegara : Menuju Syariah dan Demokrasi ekonomi

Oleh: INDAH NURIL – TPK KABUPATEN BANJARNEGARA

Kab. Banjarnegara, 29 Januari 2024 – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Dwi Karya” yang diselenggarakan oleh SMK N 2 Bawang, Kabupaten Banjarnegara, menjadi momen yang penuh makna dan dinamis. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2024 di Rumah Makan Ayam SAKO Banjarnegara, yang dihadiri oleh tamu undangan dari Ketua Bapin Dekopinda Banjarnegara, Ketua PKPRI Banjarnegara, perwakilan dari Disperindagkop UKM Banjarnegara serta anggota KPRI Dwi Karya sebanyak 95 orang.
Ketua Pengurus KPRI Dwi Karya, Aris Budiyono, S.Pd, menyatakan bahwa pada rencana program kerja tahun anggaran 2024 ini, KPRI Dwi Karya ingin bertransformasi dalam kegiatan usaha yang berbasis dan berpola syariah, meski masih dalam wacana, namun sedikit demi sedikit untuk perputara modal akan lebih diperbanyak di kegiatan usaha sektor riil seperti perdagangan sembako untuk para anggota serta kantin siswa.
Kemudian dari PKPRI Banjarnegara, Anang Susilo juga menyampaikan bahwa rencana program kerja yang ditawarkan oleh pengurus pada tahun ini sangat bagus, karena sudah seharusnya KPRI bisa merambah usaha sektor riil yang mana KPRI sendiri adalah jenis koperasi konsumen bukan koperasi simpan pinjam. Selain itu, Anang Susilo juga memberikan usulan jika ingin bekerja sama dengan KPRI lain dalam usaha sektor riil seperti mini market, PKPRI juga siap sebagai jembatan penghubung, sehingga pinsip koperasi yang ke tujuh yaitu kerjasama koperasi bisa terwujud.
Selanjutnya dari Ketua Bapin Dekopinda, Syamsudin, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi karena kepada pengurus pengawas dan seluruh anggota KPRI Dwi Karya karena masih tetap eksis melaksanakan RAT meskipun makin tahun anggotanya makin minimalis.
Yang terakhir dari perwakilan Disperindagkop UKM Banjarnegara, Indah Nuril selaku Tenaga Pendamping Koperasi menyampaikan pentingnya program kerja pendidikan perkoperasian yang dapat diselenggarakan secara mandiri oleh pengurus kepada para anggotanya dengan memanfaatkan dana pendidikan yang telah disisihkan dari SHU. Pendidikan perkoperasian ini sangatlah penting karena salah satu prinsip koperasi yang harus dipenuhi sebagai ajang kaderisasi supaya estafet kepengurusan ke depannya bisa terus berjalan dengan baik.
RAT ini bukan hanya sebagai forum evaluasi kinerja pengurus dan pengawas koperasi selama satu tahun terakhir, tetapi juga sebagai momen demokratis untuk melakukan pergantian pengurus dan pengawas karena periode kepengurusan telah berakhir. Penggunaan aplikasi pemilihan memberikan kesan modern dan efisien dalam menentukan pemimpin baru untuk KPRI Dwi Karya.
Proses pergantian pengurus dan pengawas KPRI Dwi Karya didampingi oleh Ketua PKPRI Banjarnegara, Anang Susilo dan disaksikan oleh Indah Nuril dari Disperindagkop UKM Banjarnegara dan Ketua Bapin Dekopinda Banjarnegara, Syamsudin. Proses pemilihannya dilakukan secara transparan dan partisipatif, menggambarkan semangat demokrasi yang kuat dalam struktur koperasi. Pandangan umum anggota menjadi ajang interaktif antara pengurus dan pengawas, menciptakan dialog positif dan membangun yang melibatkan seluruh peserta RAT.
Dengan demikian, RAT KPRI Dwi Karya SMK N 2 Bawang, Banjarnegara pada kesempatan kali ini lebih membahas pola syariah dan demokrasi ekonomi.

Leave a Comment